Mitos-Mitos Seputar Olahraga yang Perlu Kamu Ketahui

Olahraga memang memiliki beragam manfaat, mulai dari menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, membentuk otot, hingga memperbaiki suasana hati. Semua manfaat itu bisa kamu rasakan jika kamu berolahraga dengan benar. Namun, tahukah kamu? Ternyata di masyarakat kita, masih beredar mitos-mitos tentang olahraga yang tidak tepat, loh. Jika masyarakat masih mempercayai beberapa mitos ini, tentu aktivitas olahraga kamu akan menjadi tidak maksimal. Untuk itu, yuk kenali beberapa mitos seputar olahraga yang beredar di masyarakat. Simak artikel ini sampai selesai ya!

Sit up menyebabkan perut rata

Banyak yang percaya jika sit up bisa untuk mengecilkan perut yang buncit. Efek pembakaran lemak perut melalui sit up, sebenarnya tidak terlalu besar. Olahraga ini lebih bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan massa otot agar lebih kuat. 

Kamu bisa memaksimalkan olahraga kardio seperti jogging, lompat tali, dan latihan HIIT untuk membakar lemak yang ada di perut. Selain itu, kamu juga bisa melakukan side plank, kettle pose, dan cross crunch.

Lari tidak baik untuk lutut

Beberapa orang mempercayai bahwa lari tidak baik untuk lutut karena kaki kita tertekan saat lari dan bisa menyebabkan cedera lutut. Padahal, beberapa penelitian menyatakan bahwa lari bisa meningkatkan massa otot kaki dan kepadatan tulang semakin kuat. Terkecuali jika kamu memiliki masalah tulang, kamu sebaiknya jangan berlari secara terus menerus.

Waktu olahraga ideal adalah pagi

Kamu mungkin sering mendapat ajakan untuk berolahraga pada pagi hari karena dianggap waktu yang ideal untuk berolahraga. Hal tersebut bisa saja benar karena olahraga di pagi hari bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh setelah tidur. Namun sebenarnya tidak ada waktu yang efektif untuk olahraga. Kunci untuk mendapatkan manfaat dari olahraga adalah melakukannya terus menerus secara konsisten. Baik itu di pagi, sore, atau malam hari, asal kamu melakukannya dengan rutin, maka kamu akan mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Olahraga efektif harus banyak berkeringat

Jika kita mengeluarkan banyak keringat saat berolahraga, maka olahraga kita dianggap efektif. Padahal, banyak faktor yang mempengaruhi kamu jika berkeringat saat olahraga. Beberapa faktornya antara lain adalah metabolisme tubuh, jenis olahraga, hingga di mana dan kapan kamu berolahraga. 

Selain itu, kondisi tubuh orang masing-masing juga berbeda. Kamu masih tetap bisa mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga walaupun tubuhmu tidak banyak berkeringat kok.

Semakin lama olahraga, semakin baik

Dikutip dari American College of Sport Medicine, seseorang harus melakukan olahraga aerobik dengan intensitas ringan minimal 30 menit selama lima hari per minggu. Ini dinilai efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Sedangkan olahraga yang lebih dari 90 menit malah dapat merusak tubuh dan menyebabkan cedera otot hingga persendian. Sehingga, olahraga yang efektif tidak bisa dinilai dari seberapa lama durasi kamu berolahraga. 


Nah, itu dia beberapa mitos tentang olahraga yang masih beredar di masyarakat. Jika kamu ingin memiliki alat olahraga sendiri yang praktis dan membuat hasil olahragamu lebih efektif, kamu juga bisa menggunakan alat-alat olahraga yang ada di Oshop loh. Kunjungi www.oshop.co.id untuk mengetahui info produk-produknya lebih lanjut ya!

KOMENTAR

Leave a Reply